top of page

Tentang Sesuatu yang Harus Selalu Diingat bahwa Kau Pernah Menulisnya

  • Jan 31, 2015
  • 1 min read

Jangan menjadi angkuh. Jangan congkak.

Kau ini hanya tanah yang diberi ruh. Toh cepat atau lambat, kamu akan kembali pada tanah dan membusuk di dalamnya.

Jangan mudah terbawa euforia kesenangan yang sesaat. Keramaian yang menipu. Itu semua hanya ilusi, percayalah semua itu akan hilang, hanya hadir sesaat saja. Maka tanggapi semuanya biasa saja, jangan berlebihan.

Tetaplah menyungkur di atas sajadah.

Tetaplah takut pada dosa-dosa yang tidak ada kepastian untuknya terampuni.

Tetaplah cemas pada amal-amal yang hanya melelahkan jasmani, namun kosong ruhani.

Menangislah, mohon agar Allah ampuni dan kabulkan mimpi-mimpi.

Tetaplah bertekad sekeras baja untuk mampu taklukan dunia.

Berjuanglah sejak fajar menyingsing hingga tenggelamnya mentari atau bahkan jika perlu sampai tergantikan sang rembulan. Pokoknya, sampai tuntas urusanmu, sampai batas maksimal kemampuanmu.

Serta bangunlah pada malam hari yang sepi, dingin, sunyi.. jadikan ia gelap yang menenangkan, bukan gelap yang meresahkan, yang hanya meninabobokan jasmani yang terlalu manja pada rengkuhan malam.

Lihatlah langit,

Dan hanya pada Allah saja kau berharap.

Doa itu menguatkan. Cukup Allah, dan kau punya semuanya.

Temui Allah pada malam hari dan ceritakan segalanya pada-Nya..

blog 2.jpg


 
 
 

Comments


Recent Posts
Archive
bottom of page